Postingan

Menampilkan postingan dengan label #TemaWajib

Merindukan Walau Tak Mengenal

Gambar
Hari ke-7 #PosCintaTribu7e 2017 Dear Bosse Mudin Em (Om Em) yang selalu mempunyai tempat di hati kami para pecinta, bocah-bocahe #30HariMenulisSuratCinta dan #PosCintaTribu7e. Belum ngetik apa-apa udah merinding duluan dan pengen mewek 😭 Bulan Februari selalunya menjadi hal yang yang paling dirindukan oleh para pencinta di Twitter, semenjak diadakannya program menulis #30HariMenulisSuratCinta tahun 2011. Perkenalkan, aku adalah salah seorang bocahe bandel dari sekian bocah-bocahe yang bergabung tahun 2015 lalu, yang saat itu kebetulan Kangpos-ku adalah orang yang aku idolakan saat itu, Kak Dion @catatansiDoy. Karena niat yang salah (waktu itu aku adalah remaja labil yang niatnya cuma pengen caper sama Kak Dion) akhirnya aku tidak mengikuti program dengan baik. Aku hanya menulis selama 15 hari dari 30 hari yang diwajibkan, dan hanya satu surat yang terpilih menjadi salah satu surat terbaik untuk diposting ulang di blog Pos Cinta dan di "Kring Kriiing!!!"...

Hai Bosse!

Hai bosse! Nggak kerasa ya udah hari ke-21 aja. Semoga para peserta juga para tukang pos yang baik hati (dan bosse juga) masih semangat untuk program #30HariMenulisSuratCinta-nya yang masih 9 hari lagi. 9 hari? Berarti abis itu nggak akan ada lagi tukang pos yang ngapel di notif twitter dong? *yaelah* :D Emb, tentang undangan bosse buat ikutan gathering, makasih ya undangannya. Tapi maaf ya bosse, maaaaff banget. Aku nggak bisa ikutan, abis lokasinya di kota Bandung sih. Coba lokasinya di pindahin di kotaku, kota Cepu, yakin deh pasti aku bisa ikutan. Seneng deh bisa ikutan misi bersama 'menebar cinta' via online, tapi pas ada kesempatan buat tatap muka malah nggak bisa ikutan. Syedih, pastinya. Tapi nggak papa kok, seenggaknya kita pernah mengenal *mengenal?*. Aduh, udah ah, jadi salting nih. Kembali ke undangan dari bosse, sebenernya ada niat pengen ikutan, apalagi kalo di jemput ama tukang pos *lirik Kak Dion*. Naik fixie pun nggak papa kok. :v Sekian aja ya balasannya, ...

Cinta Monyet

Kepada sahabat lama, Ini adalah tahun ke-3 kota Cepu hidup tanpa kehadiranmu. Ya, semua memang berjalan baik-baik saja. Namun mungkin ada satu dua hati yang terasa hampa semenjak kamu memutuskan untuk kembali ke kota kelahiranmu, Tulungagung. Kamu baik-baik saja bukan? Aku sering mendapat salam darimu melalui Widia. Terkadang aku tertawa saat menerima salam darimu, sebegitunya kah kamu mengingatku? Haha, wajar saja lah ya, kita kan sahabat? Ada banyak hal yang masih ku ingat, walau semua sudah berlalu lebih dari 6 tahun yang lalu. Persahabatan kita, semua hal yang kita lakukan bersama. Kamu yang selalu memilih jalan pulang yang searah denganku, padahal ada jalan yang lebih dekat menuju rumahmu. Bermain dan belajar bersama sepulang sekolah, kamu selalu memintaku untuk masuk di kelompok belajarmu. Bahkan saat malam pun kamu rela datang ke rumahku untuk mengerjakan PR bersama. Padahal seingatku aku bukanlah siswa terpandai di kelas, lagi pula jarak rumahku ke rumahmu adalah yang palin...