Postingan

Menampilkan postingan dengan label Reminder

Does It Feel?

Ada masa di mana ketika lelah, untuk berkata bahwa sedang lelah saja tidak mampu. Rabu, 10 April 2019 Hari ini aku masuk kerja shift pagi, mulai pukul setengah tujuh pagi sampai jam tiga sore. Tetapi karena hujan aku menunda pulang hingga sekitar jam empat mungkin. Hari ini berjalan seperti biasa saja sebenarnya, ada yang mengesalkan seperti mendadak harus jaga konter hp dan stan thaitea sekaligus, padahal aku berencana ingin jaga konter sambil mengerjakan transkrip wawancara yang kulakukan kemarin. Saking kesalnya aku menumpahkan dalam sebuah twit: “Saya sedang badmood. Bolehkah saya tidak menjawab segala tanya yang ada? Kata teman saya lebih baik diam daripada marah soalnya.” Ada juga yang menyenangkan seperti tiba-tiba berpapasan dengan teman yang lama tidak bertemu saat menyeberang jalan. Ada juga yang membuat semangat, seperti seorang mutual di Twitter yang sedang mengajak mendirikan suatu komunitas sosial yang menangani isu bullying, yang kami namai Indonesia Melawa...

Denial

Entah apa istilah yang cocok untuk aku: pemalas tapi tidak nyaman kalau hanya berdiam diri saja, tetapi juga bukan orang yang aktif apalagi hiperaktif karena aku pada dasarnya kurang inisiatif untuk memulai. Dan lagi, walau aku suka bergerak, aku bukan orang yang gesit. Mungkin orang lain akan menilai kalau aku orang yang lamban kerjanya. Aku menyadari itu sih, salah satunya untuk membuat satu tulisan di blog. Satu tulisan bisa saja memakan waktu berhari-hari, berpekan-pekan, bahkan yang lebih parah berbulan-bulan (ada satu draft tulisan dari sejak berbulan-bulan yang lalu dan sampai sekarang belum aku lanjutkan). Yang membuat lama biasanya sih faktor mood, he he. Soalnya aku tipe orang yang suka menuruti apa saja yang aku rasakan. Jadi kalau suasana hati sedang baik ya dikerjakan, kalau tidak ya tinggalkan, selama hal itu tidak menyinggung atau berurusan orang lain.  Dan ya, aku tipe orang yang bisa dikatakan sulit untuk berhubungan dengan orang lain. Dikombinasikan dengan si...

Terimakasih (Lagi)

Jika kamu melihatku selalu sibuk dengan duniaku, tak perlulah kamu kasihani aku Jika kamu melihatku berusaha lebih keras memacu diriku sendiri, janganlah coba tumbuhkan inginmu untuk kembali mengajari tentang cinta Jika kamu melihat upayaku melapangkan diri sendiri atas semua kecewaku, maka tak perlu lagi kamu merasa bersalah atas diriku Dan jika, kamu melihat semua perubahan pada diriku yang kini, kuberitahu, jangan percaya diri bahwa aku melakukannya karenamu Waktu telah berjalan, entah cepat entah perlahan (sesuka hatimu mengartikannya) Membersamai jejak mengulur gulungan jarak dan kesempatan Membuat kamu kini hanya menjadi bagianku yang telah lalu, saja Aku tak lagi dendam, dan dengan lapang hati kini kunyatakan aku telah berdamai Namun demi jarak dan kesempatan yang telah terulur membentang menjauh Tempatmu bagiku kini di jauh di belakangku, tak akan lagi nampak siapa dirimu di mataku Bahkan jika kamu memanggil, aku hanya dapat menoleh dan tersenyum Tidak untuk mengha...