Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Terimakasih (Lagi)

Jika kamu melihatku selalu sibuk dengan duniaku, tak perlulah kamu kasihani aku Jika kamu melihatku berusaha lebih keras memacu diriku sendiri, janganlah coba tumbuhkan inginmu untuk kembali mengajari tentang cinta Jika kamu melihat upayaku melapangkan diri sendiri atas semua kecewaku, maka tak perlu lagi kamu merasa bersalah atas diriku Dan jika, kamu melihat semua perubahan pada diriku yang kini, kuberitahu, jangan percaya diri bahwa aku melakukannya karenamu Waktu telah berjalan, entah cepat entah perlahan (sesuka hatimu mengartikannya) Membersamai jejak mengulur gulungan jarak dan kesempatan Membuat kamu kini hanya menjadi bagianku yang telah lalu, saja Aku tak lagi dendam, dan dengan lapang hati kini kunyatakan aku telah berdamai Namun demi jarak dan kesempatan yang telah terulur membentang menjauh Tempatmu bagiku kini di jauh di belakangku, tak akan lagi nampak siapa dirimu di mataku Bahkan jika kamu memanggil, aku hanya dapat menoleh dan tersenyum Tidak untuk mengha...

Batas Senja

Gambar
Senja selalu bermain dengan tanya “Mengapa masih di sini?” Hingga akhirnya kubisikkan, “Lihat, dalam kawanan tanpa harus bertopeng, tanpa harus menjadi orang lain. Lihat, begitu sederhana tawa mereka, menjadi penyemangat bagi jiwa yang rapuh.” Kawan, senja kan lewat, rindu kan semakin menghangat Juga rentetan senyum yang membuat kita semakin dekat Semua kan hilang Seiring perginya senja yang kian melekat Waktu berubah, rindu perlahan melangkah Begitu pula kisah Cinta, luka, tangis, tawa, semua bergantian mendaur ulang rasa Kumohon, tetaplah di sini, di batas senja kita hari ini Meski langkah telah kelelahan menyusuri romansa kegelisahan Kita tetap seorang kawan Tepat setelah jejak-jejak kaki melangkah pergi Rasa dipermainkan sekali lagi Aku mencari,  aku menyapa,  aku menanti,  aku merindu,  aku terisak Dan aku, kan menunggu hadir kalian kembali Hingga pada akhirnya, kita harus belajar mengenang Rela atas semua...

Mencipta Dongeng

Gambar
https://www.instagram.com/p/BLGLcswgroecWE16LvhkNHOkdmjeskmDmu4aPw0/?taken-by=shehello “Manusia dianugerahi kemampuan bercerita, cara dia melukis harapan untuk akhir kisah seperti yang dia inginkan.”  (Malang, 3 November 2016) Aku akan membawa langkahku menembus cakrawala Bergerak mengikuti angan, berjalan melintasi waktu Langkahku akan melukis alur yang tak mulus, namun mungkin tak juga penuh liku Dalam perjalanannya ia tak pernah menetapkan titik akhir Walau tertatih akan tetap terus bergerak Karena tak ada yang lebih pecundang dari seorang yang membiarkan inginnya hidup hanya dalam angannya Waktu tak pernah berdusta, pun tak pernah mengingkari janji Yang ku tahu dengan pasti, waktu yang telah ku lewati akan terus menerus menyimpan jejak langkahku yang lalu Namun aku tak ingin pedulikan yang telah lalu Biar saja berlalu Mereka yang berisik bukanlah urusanku Kelak, ketika langkah ini telah diputuskan untuk berhenti Itulah saat bagi wakt...

"Bila Hidup Itu Cermin", Menemukan Kembali Keinginan

Gambar
Semalam seorang teman SMK saya menelpon. Ia mengatakan bahwa besok pagi di tempatnya a kan ada bedah buku dan ia harus berbicara di sana, di depan orang banyak, sedangkan ia (katanya) tidak pernah membaca buku. Ia lalu meminta saya untuk memberikan materi kepadanya tentang salah satu buku yang pernah saya baca . Saya bingung, saya pernah baca apa? Lha wong beberapa tahun ini saja saya sangat jarang membaca, apalagi membaca novel (karena sepertinya ia menghendaki buku yang saya rekomendasikan adalah novel atau sejenisnya). Lagi pula, saya juga tidak punya koleksi buku bacaan. Yang saya ingat terakhir kali saya membaca buku adalah dua buku yang saya temukan di perpustakaan semester lalu yang judulnya "Ayat-Ayat Semesta" dan buku lanjutannya "Nalar Ayat-Ayat Semesta", dan dua buku itu berisi tentang ilmu Fisika yang dikaitkan dengan ayat-ayat Al-Qur'an. Bacaan yang menarik namun berat bagi saya, karena saya mahasiswa Psikologi yang dulu lulusan SMK Akuntans...